Fungsi Reagen Barfoed Lengkap Pembuatan

[ FUNGSI REAGEN BARFOED LENGKAP PEMBUATAN ]

Reagen barfoed

Uji barfoed atau tes barfoed digunakan untuk membedakan antara monosakarida dan disakarida. Monosakarida akan teroksidasi oleh ion  Cu2+ membentuk gugus karboksilat dan endapan tembaga (I) oksida yang berwarna merah bata serta mengendap. Reaksi positif ditunjukkan dengan munculnya endapan berwarna merah. Reaksi ini terjadi dalam suasana asam (sekitar pH 4,6), oleh karena itu digunakan asam asetat dalam pembuatan reagen barfoed. Hasil negatif ditandai dengan tidak munculnya endapan merah dan larutan tetap berwarna biru.


Disakarida pereduksi dapat juga bereaksi dengan reagen barfoed (menghasilkan endapan merah pula) namun dalam waktu pemanasan yang lebih lama. Oleh karena itu, ketepatan waktu dalam uji ini sangat penting untuk membuahkan hasil yang valid. NaCl dan beberapa zat lainnya dapat menjadi penghambat dalam reaksi yang terjadi.


Reagen Barfoed



Uji barfoed ditemukan oleh oleh kimiawan Denmark yang bernama Christen Thomsen Barfoed, namanya diabadikan menjadi nama uji ini.

Bahan dan pereaksi:

  1. Reagen barfoed : 33 g tembaga asetat dalam larutan asam asetat 1% (5 ml asam asetat glasial dalam 500 ml akuades)
  2. Bahan yang akan diuji
Langkah kerja:
  1. Masukkan 5 ml reagen barfoed ke dalam tabung reaksi.
  2. Masukkan 1 ml bahan yang akan diuji ke dalam tabung di atas.
  3. Panaskan tabung dalam air mendidih (penangas air) selama 1 menit.
Kegunaan Pereaksi Barfoed
Uji barfoed adalah uji untuk membedakan monosakarida dan disakarida dengan mengontrol kondisi pH serta waktu pemanasan. Prinsipnya berdasarkan reduksi Cu2+ menjadi Cu+. Reagen Barfoed mengandung senyawa tembaga asetat.

3.4 Cara Uji Kualitas Pereaksi Barfoed
Berikut ini adalah langkah-langkah dalam melakukan uji Barfoed.
  • Pertama-tama buatlah reagen barfoed. Cara membuat reagen barfoed sangat mudah, yaitu siapkan 0,33 molar kupri asetat netral dan larutkan dalam 15 larutan asam asetat.
  • Masukan 5 ml reagen barfoed kedalam tabung reaksi lalu tambahkan 1 ml sampel yang akan di analisa.
  • Panaskan tabung reaksi di dalam air mendidih selama 1 menit.
  • Jika terdapat monosakarida di dalam sample maka akan terbentuk endapan berwarna merah bata (orange), jika sample tidak mengandung monosakarida maka warna larutan tidak berubah. (lihat gambar disamping).
RCHO + 2Cu2+ + 2H2O → RCOOH + Cu2O↓ + 4H+
Uji Barfoed direaksikan berbagai macam larutan karbohidrat seperti : laktosa, fruktosa, galaktosa, maltosa, arabinosa, glukosa, sukrosa, amilum. Reagen Barfoed memiliki bentuk larutan dan berwarna biru sedangkan macam-macam larutan karbohidrat berwarna putih bening. 

1)   Reagen Barfoed + Laktosa, tidak ada perubahan warna. 
2)   Reagen Barfoed + Fruktosa, tidak ada perubahan warna. 3)   Reagen Barfoed + Galaktosa, tidak ada perubahan warna.
4)   Reagen Barfoed + Maltosa, tidak ada perubahan warna.
5)   Reagen Barfoed + Arabinosa, tidak ada perubahan warna.
6)   Reagen Barfoed + Glukosa, tidak ada perubahan warna.
7)   Reagen Barfoed + Sukrosa, tidak ada perubahan warna.
8)   Reagen Barfoed + Amilum  lapisan, larutan berwarna biru keruh, dan terbentuk endapan berwarna merah bata (orange).

Baca Juga :
  1. Daftar Reagen Dan Larutan Lengkap Farmasi - New !!
By : Dede Taufiq

0 Response to "Fungsi Reagen Barfoed Lengkap Pembuatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2